Median Rp3,8 jt/bulan · rentang umum Rp2,8 jt – Rp4,6 jt
Berdasarkan 19 lowongan Training & Development level Entry se-Indonesia.
Gaji lowongan ini 27% di bawah median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →/ LMS) perusahaan. Tugas utamanya meliputi manajemen data kepesertaan kelas daring, pengunggahan materi diklat teknis K3 Pertambangan, pengaturan modul evaluasi digital (
pre-test/post-test
), serta memastikan seluruh infrastruktur digital pelatihan dapat diakses dengan lancar oleh peserta, instruktur, maupun verifikator regulasi (Kemnaker RI / KAIT Minerba).
Mengunggah dan menata aset pembelajaran digital (dokumen PDF modul K3, materi presentasi instruktur, tautan rekaman kelas, dan video edukasi keselamatan tambang).
Memastikan struktur kurikulum, silabus, dan urutan materi di dalam LMS berjalan runtut sesuai dengan standar durasi jam pelajaran (JP) yang dipersyaratkan oleh regulasi Minerba.
Data lowongan bersumber dari lokerid. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.
Menyusun laporan analitik berkala mengenai tingkat kelulusan peserta, efektivitas modul, serta kendala teknis yang sering dihadapi pengguna di platform.
Penguasaan Platform LMS: Mahir mengoperasikan satu atau beberapa platform LMS populer seperti Moodle, Google Classroom, Canvas, Blackboard, Schoology, atau platform LMS
Manajemen Konten & Multimedia: Mampu mengolah, mengompres, dan mengunggah berbagai format file pembelajaran (seperti PDF, video mp4, SCORM paket, audio, dan slide presentasi).
Integrasi Sistem: Memahami dasar-dasar integrasi API antara LMS dengan platform video konferensi (seperti Zoom Video Communications, Microsoft Teams, atau Google Meet).
Pengolahan Data (Spreadsheet): Mahir menggunakan Microsoft Excel atau Google Sheets (terutama rumus tingkat menengah seperti VLOOKUP, Pivot Table, dan If-Statement) untuk kebutuhan rekapitulasi data nilai massal dan absensi digital.
): Sangat teliti dalam mengelola basis data, menginput ratusan akun pengguna, menyusun urutan materi/silabus, hingga merekap nilai ujian agar
Memiliki pemahaman dasar mengenai aspek industri tempat perusahaan bergerak (misalnya memahami alur regulasi sertifikasi Kemnaker RI atau BNSP jika bekerja di perusahaan PJK3).