Median Rp5,3 jt/bulan · rentang umum Rp4,5 jt – Rp6 jt
Berdasarkan 80 lowongan Tax di Jakarta.
Gaji lowongan ini 14% di atas median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Menerima, memeriksa, dan menyetujui pengajuan dana dari admin/keuangan proyek di lapangan.
Memeriksa pertanggungjawaban kas kecil (petty cash) dari seluruh lokasi proyek, memastikan setiap nota/bon valid sebelum dicatat sebagai biaya (pengeluaran) di sistem akuntansi pusat.
Mengawasi pengeluaran aktual dari seluruh proyek yang berjalan agar tetap sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disetujui manajemen pusat.
Menghitung, menyetor, dan melaporkan Pajak Penghasilan (PPh) Badan tahunan perusahaan (SPT Tahunan Badan).
Melakukan pemotongan pajak secara terpusat. Ini mencakup PPh 21 untuk seluruh staf HO dan lapangan, PPh 23 untuk vendor/sub-kontraktor yang diurus pusat, serta PPh Pasal 4 ayat 2 untuk seluruh termin jasa konstruksi dari semua proyek.
Menerbitkan Faktur Pajak Keluaran ke klien atas seluruh tagihan termin proyek, serta mengumpulkan dan merekonsiliasi Faktur Pajak Masukan dari transaksi Purchase Order (PO) material di HO untuk optimalisasi PPN perusahaan.
Memahami konsep akuntansi berbasis proyek (project-based accounting), termasuk pengakuan pendapatan termin, penagihan retensi, opname pekerjaan, dan rekonsiliasi RAB (Rencana Anggaran Biaya).
Data lowongan bersumber dari kitalulus. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.