Skill diminta
AWSAnsibleAzureCI/CDDatadogDockerGCPGitHub ActionsGitLab CIGrafanaJenkinsKubernetesLinuxProblem SolvingPrometheusPythonTerraformTroubleshooting
Deskripsi
Deskripsi pekerjaan DevOps Engineer (Middle Level) MGS Indonesia
Tanggung Jawab Pekerjaan
- Mengelola dan memelihara cluster Kubernetes untuk mendukung deployment aplikasi, proses scaling, serta menjaga keandalan sistem.
- Merancang, mengimplementasikan, dan memelihara infrastruktur yang scalable pada lingkungan cloud maupun on-premise.
Membangun, memelihara, dan mengoptimalkan pipeline CI/CD untuk mendukung proses pengembangan dan deployment aplikasi yang efisien serta andal.
- Mengimplementasikan dan memelihara Infrastructure as Code (IaC) menggunakan tools seperti Terraform, Ansible, atau sejenisnya.
- Memantau performa sistem dan kesehatan infrastruktur menggunakan tools monitoring dan logging.
Melakukan troubleshooting terhadap infrastruktur, deployment, maupun permasalahan pada lingkungan production untuk menjaga stabilitas dan ketersediaan sistem.
Berkolaborasi dengan Software Engineer untuk meningkatkan proses deployment, performa sistem, serta keandalan infrastruktur.
Menerapkan praktik terbaik terkait keamanan (security best practices) serta melakukan pemeliharaan rutin guna menjaga stabilitas dan kepatuhan infrastruktur.
Menyusun dan memelihara dokumentasi teknis terkait infrastruktur, proses deployment, serta prosedur operasional.
Persyaratan
- Memiliki pengalaman minimal 2 tahun sebagai DevOps Engineer, Site Reliability Engineer (SRE), atau posisi sejenis.
- Memiliki pengalaman hands-on dalam mengelola cluster Kubernetes pada lingkungan production.
- Memiliki pengalaman yang kuat dalam penggunaan Docker dan aplikasi berbasis container.
- Berpengalaman menggunakan minimal satu layanan cloud seperti AWS, GCP, atau Azure.
- Berpengalaman menggunakan tools Infrastructure as Code (IaC) seperti Terraform, Ansible, atau sejenisnya.
- Familiar dengan tools CI/CD seperti GitLab CI, GitHub Actions, atau Jenkins.
- Memahami administrasi Linux, dasar-dasar networking, serta penerapan security best practices.
- Berpengalaman menggunakan tools monitoring dan logging, seperti Grafana, Prometheus, ELK Stack, atau Datadog.
- Memiliki kemampuan scripting menggunakan minimal salah satu bahasa seperti Bash, Python, atau Go.
- Memiliki kemampuan analitis, troubleshooting, dan problem solving yang baik.
- Memiliki pengalaman bekerja dalam lingkungan pengembangan Agile menjadi nilai tambah.