bertujuan untuk memastikan implementasi program pemantauan keanekaragaman hayati yang komprehensif, terintegrasi, berstandar ilmiah di Koridor Konservasi DSS, memantau kondisi kesehatan lingkungan, mengoordinasikan pemulihan ekosistem yang rusak, serta memastikan seluruh aktivitas operasional mematuhi regulasi lingkungan hidup yang berlaku. Posisi ini berfungsi sebagai penghubung antara tim lapangan, manajemen program, dan mitra teknis, serta bertanggung jawab atas kualitas data, analisis ilmiah, dan pemanfaatan hasil pemantauan biodiversitas untuk pengambilan keputusan konservasi dan advokasi kebijakan.
Menyusun Rencana Kerja Tahunan (RKT) tim keanekaragaman hayati Koridor Konservasi Dolok Saut-Sipirok, meliputi jadwal survei flora dan fauna, kebutuhan logistik, anggaran, dan target pencapaian.
Berkoordinasi dengan Spesialis Manajemen Data Base (lintas lanskap) untuk memastikan konsistensi metodologi, standar data, dan pelaporan antar lanskap.
Memimpin dan mengawasi pelaksanaan survei populasi Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) menggunakan metode nest count dan transek sarang.
Mengoordinasikan pemasangan, pemeliharaan, dan pengunduhan data kamera jebak (camera trap) di Koridor DSS untuk pemantauan mamalia besar dan satwa nocturnal.
Mengawasi kegiatan pemantauan akustik-biologis (Bio-Acoustic Monitoring/BAM) menggunakan Autonomous Recording Units (ARU) untuk survei satwa bersuara (burung, primata, mamalia).
Mengoordinasikan survei herpetofauna (amfibi dan reptil) dan ikan/biota air tawar sebagai bagian dari pemantauan keanekaragaman hayati terpadu.
Mengawasi pengambilan sampel lingkungan (environmental DNA/eDNA) untuk identifikasi vertebrata, macroinvertebrata, dan organisme akuatik di badan air Koridor Konservasi DSS.
Memimpin survei dan inventarisasi vegetasi menggunakan metode plot permanen dan transek jalur untuk karakterisasi komposisi dan struktur hutan Koridor Konservasi DSS.
Mengoordinasikan studi fenologi tumbuhan pakan orangutan (flowering, fruiting, flushing), mencakup jenis-jenis dari famili Moraceae, Meliaceae, Lauraceae, dan Dipterocarpaceae.
Mengawasi pemantauan kondisi kesehatan hutan (forest health assessment), termasuk penilaian laju deforestasi, degradasi, dan potensi regenerasi alami di blok-blok hutan koridor dalam kegiatan restorasi atau rewilding di Koridor Konservasi DSS.
Membangun dan mengelola sistem manajemen data keanekaragaman hayati yang terintegrasi untuk seluruh kegiatan survei flora dan fauna di Koridor DSS.
Melakukan koordinasi teknis dengan tenaga teknis lainnya dalam standarisasi metodologi, konsistensi data, dan kegiatan ilmiah bersama, termasuk antar lanskap.
Bersama dengan Spesialis Manajemen Data Base melaksanakan analisis data yang relevan, antara lain analisis kepadatan populasi (Distance Sampling/DISTANCE), occupancy modeling (PRESENCE/unmarked), analisis komunitas tumbuhan (indeks keanekaragaman Shannon, Margalef), dan analisis habitat.
Bersedia menyiapkan bahan teknis berbasis data biodiversitas untuk mendukung inisiatif advokasi perlindungan Koridor Konservasi Dolok Saut-Sipirok, termasuk menghasilkan materi teknis seperti brief, info grafis, data set, dan lain sebagainya.
Memastikan kualitas, konsistensi, dan aksesibilitas data biodiversitas sesuai standar yang disepakati dengan Biodiversity Specialist dan mitra donor.
Bersama dengan Spesialis Manajemen Data Base mengembangkan dan memperbarui geodatabase keanekaragaman hayati yang memuat distribusi spasial spesies, tipe habitat, dan ancaman.
Laporan rutin yang disampaikan ke Manajer Lanskap atau DSS Lead dan Direktur Eksekutif terkait dengan perkembangan pelaksanaan dan pencapaian kegiatan dalam ruang lingkup Lanskap Ekologi Pakpak sesuai kerangka pelaksanaan program.
Laporan komprehensif survey flora dan fauna, termasuk menyampaikan Analisa data dan rekomendasi bagi manajemen.
Minimal tamatan Strata-1 (S-1) dengan latar belakang kehutanan atau biologi.
Memiliki pengalaman kerja di bidang konservasi keanekaragaman hayati, termasuk pengalaman dalam survei/inventarisasi keanekaragaman hayati minimal 5 tahun.
Memiliki pengetahuan praktis yang sangat baik tentang metode survei/inventarisasi keanekaragaman hayati, baik flora dan fauna terutama survei orangutan, analisis vegetasi, dan survey atau kajian lainnya yang berkaitan dengan tujuan pencapaian program.
Mampu bekerja dengan baik di bawah tekanan, cepat memahami parameter/indikator program, dan melaksanakan program sesuai dengan tenggat waktu yang sudah ditetapkan, termasuk berkomitmen untuk melakukan pelaporan program secara berkala.
Bersedia melakukan perjalanan kerja keluar dari Lanskap Batang Toru sesuai dengan program kerja yang ditetapkan.
Data lowongan bersumber dari glints. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.