Skill diminta
AWSAzureCI/CDCommunicationDockerGCPJWTKubernetesLeadershipMicroservicesStakeholder Management
Deskripsi
- Tanggung Jawab Utama
- Memimpin dan mengelola strategi, infrastruktur, serta operasional teknologi informasi (IT) perusahaan.
- Memastikan seluruh sistem produksi memiliki tingkat ketersediaan (
- availability
- ), skalabilitas, dan keamanan yang optimal.
- Mengelola tim Software Development, DevOps, Cloud Infrastructure, dan IT Support.
- Menyusun kebijakan, tata kelola (IT Governance), serta standar keamanan IT yang selaras dengan tujuan bisnis perusahaan.
- Mengawasi arsitektur sistem, roadmap teknologi, dan inisiatif transformasi digital.
- Berkolaborasi dengan stakeholder untuk menyediakan solusi teknologi yang mendukung pertumbuhan bisnis.
- Mengelola hubungan dengan vendor, lisensi perangkat lunak, serta integrasi dengan pihak ketiga.
- Mengelola anggaran IT, alokasi sumber daya, serta memastikan proyek berjalan sesuai target waktu.
- Memastikan kepatuhan terhadap regulasi, standar keamanan siber, serta kebijakan internal perusahaan.
- Mendorong peningkatan berkelanjutan terhadap performa sistem, efisiensi operasional, dan inovasi teknologi.
Kualifikasi
- Pendidikan minimal S1 Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, atau bidang terkait.
- Memiliki pengalaman minimal 7 tahun di bidang Software Engineering, Infrastruktur IT, atau IT Operations.
- Memiliki pengalaman minimal 3 tahun dalam memimpin tim teknis.
- Menguasai Cloud Platform seperti AWS, Microsoft Azure, atau Google Cloud Platform (GCP).
- Memahami arsitektur Microservices dan Distributed Systems.
- Menguasai DevOps, CI/CD, Docker, Kubernetes, serta Infrastructure as Code (IaC).
- Memiliki pemahaman yang baik mengenai Networking, Database, dan System Security.
- Memahami standar dan teknologi seperti PCI DSS, ISO 27001, OAuth2, JWT, serta API Security.
- Memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan stakeholder management yang baik.
- Wajib memiliki sertifikasi di bidang IT.
- Sertifikasi seperti PMP, ITIL, AWS, atau sertifikasi keamanan informasi menjadi nilai tambah.