Skill diminta
CommunicationGoogle WorkspaceMicrosoft Office
Deskripsi
- Deskripsi pekerjaan Japanese Interpreter LPK Mirai Crown Indonesia
- 📌 Posisi: Japanese Interpreter / Liaison Officer
- 🇯🇵 Deskripsi Pekerjaan
Japanese Interpreter / Liaison Officer bertanggung jawab sebagai penghubung komunikasi antara LPK, siswa, dan pihak Jepang (client / perusahaan / supervising organization), baik secara lisan maupun tertulis, guna memastikan koordinasi berjalan lancar, profesional, dan akurat.
📌 Tugas utama
- Menjadi penerjemah lisan (interpretasi) saat interview, meeting, atau komunikasi langsung dengan pihak Jepang
- Menerjemahkan dokumen Jepang–Indonesia / Indonesia–Jepang (email, data kandidat, job order, SOP, dll)
- Menjalin komunikasi aktif dengan client, perusahaan, atau stakeholder Jepang
- Menyampaikan informasi job order / kebutuhan perusahaan Jepang kepada tim internal secara jelas
- Membantu proses matching kandidat sesuai permintaan pihak Jepang
- Menangani komunikasi siswa terkait persiapan interview, keberangkatan, dan kebutuhan kerja
- Membuat laporan hasil interview, meeting, atau koordinasi dengan pihak Jepang
- Menjaga hubungan profesional dengan client Jepang
- Membantu penyelesaian kendala komunikasi atau miskomunikasi antara kedua pihak
- 📌 Persyaratan
- Pria/Wanita usia 20–35 tahun
- Pendidikan minimal D3/S1 (diutamakan Bahasa Jepang / Sastra Jepang / Pengalaman relevan)
- Kemampuan bahasa Jepang aktif minimal setara JLPT N3 (diutamakan N2-N1)
- Kaiwa (conversation) lancar dan percaya diri
- Mampu membaca, menulis, dan memahami email / dokumen bisnis Jepang
- Memahami budaya kerja dan etika komunikasi Jepang
- Mampu mengoperasikan Ms. Office / Google Workspace
- Komunikatif, cepat tanggap, dan profesional
- Mampu bekerja di bawah tekanan, khususnya saat handling client dan deadline
- 📌 Instruksi / Ketentuan Khusus
- Wajib menjaga akurasi terjemahan dan tidak menambah / mengurangi informasi penting
- Menjaga kerahasiaan data kandidat, perusahaan, dan dokumen kerja sama
- Responsif terhadap komunikasi dari pihak Jepang maupun internal
- Wajib menggunakan bahasa formal dan sopan sesuai konteks bisnis Jepang (keigo dasar/menengah)
- Siap bekerja fleksibel mengikuti jadwal interview atau koordinasi dengan Jepang
- Mampu menjadi penengah yang profesional saat terjadi miskomunikasi
- Bersedia lembur atau standby saat ada kebutuhan mendesak
- Menjaga citra perusahaan dalam setiap komunikasi eksternal