Verifikasi dokumen: Memeriksa kelengkapan administrasi retur, seperti nota penjualan, formulir pengajuan retur, dan kartu garansi.
Inspeksi fisik barang: Melakukan pengecekan kondisi barang yang kembali (apakah cacat produksi, salah kirim, atau kerusakan akibat pengiriman) untuk menentukan apakah retur layak diterima.
Input data (Data Entry): Mencatat setiap transaksi retur ke dalam sistem inventory atau ERP perusahaan agar stok gudang tetap akurat.
Koordinasi dengan Gudang & QC: Bekerja sama dengan tim gudang untuk penempatan barang retur (barang bagus masuk stok, barang rusak masuk area karantina/afkir).
Pembuatan laporan berkala: Menyusun laporan bulanan mengenai volume retur, alasan retur terbanyak, dan status penyelesaiannya sebagai bahan evaluasi manajemen.
Data lowongan bersumber dari kitalulus. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.