Median Rp5 jt/bulan · rentang umum Rp3,8 jt – Rp5,8 jt
Berdasarkan 97 lowongan Interior Design se-Indonesia (semua level).
Lihat data gaji selengkapnya →Ringkasan Posisi
Product Designer bertanggung jawab mengembangkan produk dari tahap riset dan konsep hingga siap diproduksi. Posisi ini menggabungkan kreativitas, pemahaman material, ergonomi, visualisasi, dokumentasi teknis, serta kolaborasi lintas fungsi untuk menghasilkan produk yang relevan, berkualitas, dan layak diproduksi.
Mengembangkan desain produk kasur, sofa, divan, dan headboard dari brief awal hingga siap diproduksi dengan mempertimbangkan estetika, fungsi, ergonomi, kebutuhan pengguna, kualitas, dan identitas produk.
Melakukan riset kebutuhan konsumen, tren desain, kompetitor, material, dan metode produksi sebagai dasar pengembangan konsep.
Menerjemahkan kebutuhan pengguna, positioning produk, target harga, dan arahan bisnis menjadi konsep produk yang relevan dan memiliki diferensiasi.
Mengembangkan konsep melalui sketsa, 3D modeling, dan rendering realistis untuk kebutuhan evaluasi serta presentasi.
Menyusun gambar kerja, dimensi, detail konstruksi, spesifikasi material, hardware, finishing, dan dokumentasi lain yang dibutuhkan untuk pengembangan produk.
Menentukan material yang sesuai, termasuk foam, fabric, upholstery, kayu, metal, plywood, spring system, hardware, adhesive, dan material pendukung lainnya.
Berkolaborasi dengan tim teknis atau produksi dalam menentukan konstruksi kasur, target comfort atau firmness, durability, serta kelayakan material dan proses produksi.
Menerapkan prinsip Design for Manufacturing dan value engineering agar produk dapat diproduksi secara efektif, memenuhi standar kualitas, dan sesuai target.
Mengoordinasikan pembuatan prototipe atau sample, melakukan evaluasi fungsi, ergonomi, konstruksi, kenyamanan, kualitas visual, dan durability, kemudian menindaklanjuti hasilnya melalui revisi desain.
Berkolaborasi dengan tim produksi, procurement, vendor, marketing, dan pihak terkait serta mengelola dokumentasi, versi desain, sample approval, perubahan spesifikasi, dan timeline pengembangan produk.
Memiliki portofolio yang menunjukkan proses pengembangan produk fisik secara end-to-end, mulai dari riset dan konsep hingga gambar kerja, prototipe atau sample, serta hasil produk.
Memahami penggunaan AI atau generative AI untuk mempercepat riset referensi, eksplorasi konsep, variasi desain, moodboard, visualisasi, dan dokumentasi desain.
Mampu memvalidasi output AI berdasarkan orisinalitas, akurasi, kelayakan produksi, material, konstruksi, dan kebutuhan pengguna.
Data lowongan bersumber dari jobstreet. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.