Skill diminta
Attention to DetailCommunicationLeadershipMicrosoft ExcelProblem SolvingProduction PlanningSurveying
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp6,5 jt/bulan · rentang umum Rp4,6 jt – Rp7,9 jt
Berdasarkan 238 lowongan Operations Management level Manajer se-Indonesia.
Gaji lowongan ini 46% di bawah median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
- Deskripsi pekerjaan Supervisor Operasional PT. ARI UTSAHA NUSANTARA
- Supervisor Produksi
- Kami sedang mencari individu yang teliti, terorganisir, dan memiliki kemampuan administrasi serta koordinasi yang
- baik untuk mendukung aktivitas operasional divisi manufaktur melalui pengelolaan data produksi, dokumentasi
- kegiatan, pelatihan karyawan, dan dukungan administrasi operasional.
- Jobdesk
- Melakukan pengawasan dan monitoring aktivitas operasional pabrik untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP, target produksi, standar kualitas, dan kebijakan perusahaan.
- Mengkoordinasikan aktivitas operasional antarbagian, meliputi Production, Warehouse, Inventory, Purchasing, dan Engineering guna memastikan kelancaran proses produksi.
- Mengidentifikasi kendala operasional, mengevaluasi penyebab permasalahan, serta memberikan rekomendasi penyelesaian yang efektif.
- Melakukan analisis alur proses produksi untuk mengidentifikasi pemborosan (waste), hambatan proses (bottleneck), dan aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah.
- Melakukan time study dan work study untuk mengevaluasi metode kerja, menentukan waktu standar, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
- •Menganalisis kapasitas produksi, utilisasi mesin, produktivitas tenaga kerja, serta keseimbangan beban kerja (line balancing).
- Mengevaluasi tata letak fasilitas (facility layout), aliran material (material flow), dan pemanfaatan sumber daya untuk mendukung efektivitas proses manufaktur.
- Menyusun dan mengevaluasi laporan operasional secara berkala berdasarkan data aktual serta memonitor pencapaian KPI, seperti produktivitas, efisiensi, output produksi, downtime, dan waste.
- Melakukan analisis akar permasalahan menggunakan metode 5 Why, Fishbone Diagram (5M+1E), serta mengusulkan tindakan perbaikan dan pencegahan.
- Menginisiasi dan memonitor program continuous improvement untuk meningkatkan efisiensi proses, menekan biaya operasional, dan meningkatkan produktivitas perusahaan.