Skill diminta
CommunicationLogisticsNode.js
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp4,1 jt/bulan · rentang umum Rp3,3 jt – Rp5 jt
Berdasarkan 1.019 lowongan Mechanical Engineering se-Indonesia (semua level).
Gaji lowongan ini 47% di bawah median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
Deskripsi pekerjaan TEKNISI WIFI PT. GOLDEN LOGISTIK NUSANTARA
Kualifikasi
- Minimal lulusan SMK (Teknik Komputer Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Elektronika/Listrik) atau D3/S1 Teknik.
- Memahami konsep dasar jaringan komputer (TCP/IP, LAN, WLAN, IP Address, DHCP, DNS).
- Menguasai teknik instalasi kabel Fiber Optic (penggunaan Splicing Machine dan Optical Power Meter) serta perkabelan UTP/LAN.
- Mampu mengonfigurasi berbagai merek router populer (seperti TP-Link, Tenda, Huawei, ZTE, Mikrotik).
- Memiliki kesehatan fisik yang prima (tahan terhadap cuaca panas/hujan, tidak takut bekerja di ketinggian/naik tangga).
- Memiliki SIM C yang aktif dan kendaraan bermotor sendiri (serta terbiasa mobilitas tinggi di lapangan).
Pengalaman kerja di bidang yang sama (sebagai teknisi ISP / Internet Service Provider) lebih diutamakan, namun lulusan baru (fresh graduate) yang kompeten dipersilakan melamar.
- Memiliki komunikasi yang baik dan sopan saat berinteraksi langsung dengan pelanggan.
- Cekatan, jujur, mampu bekerja di bawah tekanan, dan bisa bekerja secara mandiri maupun dalam tim
- Uraian Tugas (Jobdesk) Teknisi WiFi
- Melakukan survei lokasi pelanggan untuk menentukan jalur kabel dan penempatan perangkat (Router, ONT/Modem, Access Point).
- Menarik kabel Fiber Optic (FO) atau UTP dari Distribution Point (DP) terdekat ke rumah/kantor pelanggan.
Melakukan termination (penyambungan) kabel menggunakan splicing machine dan memastikan redaman (loss/power optical) berada dalam batas normal.
- Mengonfigurasi perangkat router/modem (pengaturan SSID, kata sandi WiFi, dan pengujian kecepatan internet).
- Menangani gangguan jaringan di sisi pelanggan (misalnya: internet lambat, lampu indikator merah pada modem, atau koneksi terputus).
- Mengganti perangkat keras (hardware) yang rusak seperti kabel putus, adaptor terbakar, atau router error.
- Melakukan pemeliharaan rutin pada infrastruktur jaringan di lapangan (maintenance node/ODP/Odc).
- Berkoordinasi secara aktif dengan tim Admin (misalnya melaporkan progres instalasi, status tiket komplain, atau kendala di lapangan).