Skill diminta
Attention to DetailCommunicationConfluenceEnglishMicrosoft OfficePresentationProblem SolvingREST APISQLTime Management
Deskripsi
- Business Analyst - Requirements
- Pendidikan minimal S1 di bidang Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Manajemen, Bisnis, atau jurusan terkait.
- Memiliki pengalaman minimal 3 tahun sebagai Business Analyst atau posisi terkait
- Memahami Software Development Life Cycle (SDLC) dan Agile/Scrum methodology.
- Mampu melakukan analisis kebutuhan bisnis dan menerjemahkannya menjadi kebutuhan sistem (Business Requirement & Functional Requirement).
Berpengalaman dalam menyusun dokumen seperti
- Business Requirement Document (BRD)
- Functional Specification Document (FSD)
- Software Requirement Specification (SRS)
- User Story & Acceptance Criteria
Mampu membuat flow process, workflow, dan diagram seperti Flowchart, BPMN, UML (Use Case, Activity Diagram, Sequence Diagram), atau Wireframe.
- Memiliki kemampuan dalam melakukan requirement gathering melalui interview, workshop, maupun diskusi dengan stakeholder.
- Memahami dasar-dasar database dan mampu membuat query SQL sederhana untuk validasi data.
- Memiliki kemampuan analitis dan problem solving yang baik.
- Mampu melakukan gap analysis, impact analysis, dan process improvement.
- Memiliki kemampuan komunikasi, presentasi, dan dokumentasi yang baik.
- Mampu berkoordinasi dengan tim Business, Product Owner, Developer, QA, dan stakeholder lainnya.
- Memiliki kemampuan mengoperasikan tools seperti Microsoft Office, Visio, Draw.io, Lucidchart, Jira, Confluence, atau sejenisnya.
- Memiliki kemampuan Bahasa Inggris, baik lisan maupun tulisan, menjadi nilai tambah.
- Teliti, mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim, serta memiliki manajemen waktu yang baik.
- Nilai Tambah (Preferred Qualifications)
- Memiliki pengalaman di industri Banking, Financial Services, Insurance (BFSI), E-Commerce, atau ERP.
- Memahami dasar API (REST API), JSON, dan integrasi sistem.
- Memiliki pengalaman dalam User Acceptance Test (UAT) dan penyusunan test scenario.
- Memiliki sertifikasi seperti CBAP, CCBA, ECBA, PMI-PBA, atau Scrum menjadi nilai tambah.