Skill diminta
AWSAzureBPJSBigQueryCassandraDatadogGCPGoogle SheetsGrafanaLookerMetabaseMicrosoft ExcelMiroNegotiationNode.jsNotionPandasPostgreSQLPresentationPrometheusPythonSQLTableauTroubleshooting
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp5 jt/bulan · rentang umum Rp3,9 jt – Rp6 jt
Berdasarkan 232 lowongan Architecture se-Indonesia (semua level).
Gaji lowongan ini 50% di atas median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
- Tanggung Jawab Utama
- A. Analisis post-deployment dari rumah sakit group
- Mengumpulkan dan menganalisis data performa aktual dari implementasi group RS: latency sync hybrid, uptime, error rate, utilisasi resource on-prem (CPU/RAM/storage), konsumsi bandwidth, dan biaya cloud per RS.
- Mengidentifikasi pola kegagalan umum (misal: sync gagal karena koneksi RS tidak stabil, database lock pada jam sibuk, konflik data).
- Membuat heatmap masalah berdasarkan tipe RS (tipe A, B, C, D) dan lokasi (kota besar vs kabupaten).
- B. Rekomendasi Improvement Sistem
- Menyusun prioritas perbaikan berdasarkan dampak ke rumah sakit (misal: modul billing lambat, backup gagal, integrasi SATUSEHAT sering timeout).
• Memberikan rekomendasi konkret
- Arsitektur: Perubahan pola sinkronasi (dari batch ke CDC real-time), redisain queue mechanism, atau penambahan edge node di RS.
- Konfigurasi: Optimalisasi parameter DB, connection pooling, kompresi data.
- Proses: Standarisasi instalasi on-prem untuk RS baru.
- Membuat playbook upgrade untuk 66 RS secara bertahap tanpa downtime panjang.
- C. Cost Effectiveness untuk Rumah Sakit Group
- Membangun model biaya per RS dan per RS group dengan mempertimbangkan:
- On-prem cost: Server, storage, listrik, IT lokal RS (jika ada).