Skill diminta
CommunicationLogisticsMachine MaintenancePreventive MaintenanceQuality ControlTroubleshooting
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp6,8 jt/bulan · rentang umum Rp5 jt – Rp7,8 jt
Berdasarkan 100 lowongan Production level Manajer se-Indonesia.
Gaji lowongan ini 26% di bawah median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
Deskripsi pekerjaan Kepala Produksi Percetakan PT. Print Flow Indonesia
PT. Print Flow Indonesia adalah Perusahaan Percetakan Offset & Digital printing, kami hadir dengan penuh kegigihan dan keseriusan untuk mewujudkan hasil cetak yang optimal. Kami mengusungkan slogan **“THINK DEEPER INK FASTER”**. Slogan ini sesuai dengan mesin cetak kami yang bisa menghasilkan kecepatan cetak dan kualitas hasil berskala tinggi, sehingga kami sangat yakin bisa bersinergi, karena akan mempermudah kinerja Perusahaan/ Instansi Anda. Dengan pengalaman kami pada bidang cetak, kami optimis mampu menjadi **one stop solution** bagi Anda. Kami sedang mencari seseorang yang berkompeten dan berpengalaman untuk bergabung dalam tim kami dan membantu menjalankan operasional produksi dengan efisien serta berkualitas.
Kepala Produksi Percetakan bertanggung jawab atas pengelolaan seluruh proses produksi di perusahaan, termasuk perencanaan, pengawasan, dan koordinasi antar tim agar target produksi tercapai sesuai jadwal. Posisi ini juga melibatkan pemantauan kualitas hasil cetak, pengelolaan bahan baku, serta komunikasi dengan departemen lain untuk memastikan kelancaran proses produksi. Selain itu, Kepala Produksi harus mampu memimpin dan mengembangkan tim kerja agar bekerja secara efektif dan harmonis.
tugas dan tanggung jawab seorang Kepala Produksi
- Perencanaan & Penjadwalan Produksi
- Menyusun jadwal cetak (production scheduling): Mengatur alur kerja (job order) mulai dari pra-cetak, proses cetak mesin offset (seperti Heidelberg), hingga purna-cetak (finishing).
- Alokasi sumber daya: Membagi kapasitas mesin dan menunjuk operator cetak serta tim pendukung sesuai dengan skala prioritas dan deadline pelanggan.
- Kebutuhan bahan baku: Berkoordinasi dengan bagian purchasing dan gudang untuk memastikan ketersediaan kertas, tinta, plat, kimia mesin, dan bahan finishing sebelum cetak dimulai.
- 2.
- Pengawasan Proses & Operasional
- Memantau operasional harian: Memastikan seluruh mesin (pra-cetak, mesin offset lembaran/web, potong kertas, potong lipat, laminating, binding) berjalan secara optimal.
- Efisiensi lini produksi: Minimalkan waktu setup mesin (make-ready time) dan kurangi rasio kerusakan kertas/bahan (waste ratio).
- Penanganan kendala (troubleshooting): Mengambil keputusan cepat saat terjadi masalah teknis pada mesin cetak atau kendala alur kerja agar tidak menyebabkan penumpukan (bottleneck).
- . Pengendalian Kualitas (Quality Control)
- Persetujuan awal cetak (proof approval): Memeriksa dan menyetujui lembar cetak pertama (OK sheet) terkait ketepatan warna (color matching), register (presisi cetak), dan kerapian sebelum produksi massal dijalankan.
- Standar mutu: Memastikan hasil cetak dan purna-cetak konsisten serta sesuai dengan spesifikasi job order dan standar ISO/kualitas perusahaan.
- Evaluasi cacat produk: Menganalisis penyebab terjadinya produk cacat (reject) dan menerapkan tindakan pencegahan.
- 4.
- Pengelolaan Tim & Sumber Daya Manusia
- Pengaturan regu kerja: Mengatur pembagian shift kerja, lembur, dan kedisiplinan operator serta staf produksi.
- Pengembangan keterampilan: Mengadakan pelatihan teknis bagi operator mesin offset, staf finishing, dan tim pre-press untuk meningkatkan keahlian serta efisiensi.
- K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja): Memastikan seluruh personel mematuhi standar keselamatan kerja di area pabrik/cetak.
- 5.
- Perawatan Mesin & Lingkungan Kerja
- Pemeliharaan berkala (preventive maintenance): Menyusun dan memantau jadwal perawatan rutin mesin-mesin offset dan peralatan pendukung agar terhindar dari downtime terencana maupun mendadak.
- Kebersihan dan keteraturan (5S/5R): Menjaga kerapian area produksi, penyimpanan bahan, dan sisa bahan limbah cetak.
- Koordinasi & Pelaporan
- Koordinasi lintas divisi: Bekerja sama secara intensif dengan divisi Sales/Marketing, PPIC, Pre-press, dan Logistik untuk kelancaran pesanan pelanggan.
- Pelaporan kinerja: Menyusun laporan berkala mengenai efisiensi produksi, penggunaan bahan, tingkat waste, serta produktivitas mesin kepada pimpinan atau direksi.