Median Rp5,8 jt/bulan · rentang umum Rp4 jt – Rp7,6 jt
Berdasarkan 237 lowongan Training & Development se-Indonesia (semua level).
Lihat data gaji selengkapnya →Kita ingin membangun pengalaman belajar yang membantu seseorang berhenti sejenak, memahami apa yang sedang terjadi dalam dirinya, lalu membawa pemahaman itu menjadi sesuatu yang bisa ia gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai Learning Product R&D Intern, kamu akan ikut membangun produk berbasis pembelajaran untuk orang dewasa dari awal. Mulai dari memahami masalah pengguna, menyusun apa yang sebenarnya perlu mereka pelajari, menulis Materi dan Artifact, membuat flow interaktifnya, sampai melihat langsung bagaimana calon pengguna merespons produk yang kamu buat.
Role ini cocok untuk kamu yang suka belajar tentang manusia, senang membongkar sesuatu sampai memahami cara kerjanya, dan tertarik membangun pengalaman belajar yang benar-benar berguna.
Yang akan kamu kerjakan
Melakukan riset untuk memahami kebutuhan, masalah, dan konteks calon pengguna, lalu menerjemahkannya menjadi Goals, Sub Goals, dan Learning Journey Concept
Menyusun draf Materi dan Artifact seperti refleksi, journaling, exercise, atau bentuk interaksi lain yang membantu pengguna memahami dan mencoba sebuah konsep
Merancang alur pembelajaran dengan struktur yang jelas, dari kenapa → konsep → contoh → coba
Mengubah draf menjadi conceptual flow per langkah, lalu membuat preview sederhana agar pengalaman pengguna dapat dilihat dan divalidasi sebelum dibangun
Memiliki kemampuan berpikir komputasional. Kamu tidak harus bisa coding, tetapi mampu mengabstraksi konsep, memecah masalah menjadi bagian kecil, melihat pola, dan menyusun alur berpikir yang runtut
Tertarik dengan learning science, psikologi, behavioral science, UX, research, atau product thinking
Tidak harus berasal dari jurusan tertentu. Yang lebih penting adalah terlihat bahwa kamu memang suka mempelajari bagaimana manusia berpikir dan belajar
Kamu lebih nyaman ketika semua instruksi sudah sangat jelas dari awal, kurang menikmati proses riset dan eksplorasi, atau berharap pekerjaan utamanya hanya menulis konten berdasarkan brief yang sudah jadi.
Di sini, cukup banyak pekerjaan dimulai dari pertanyaan yang belum memiliki jawaban pasti. Kamu akan banyak mencari tahu, membuat hipotesis, mengujinya, lalu mengubahnya lagi ketika menemukan sesuatu yang lebih masuk akal.
Bukan hanya mengerjakan satu bagian kecil. Kamu bisa melihat perjalanan sebuah ide dari riset, menjadi struktur pembelajaran, menjadi produk, lalu bertemu langsung dengan orang yang menggunakannya.
Kamu dekat dengan pengguna, bukan hanya datanya.
Kamu akan mendengar sendiri bagaimana seseorang memahami produk yang kamu buat. Kadang mereka akan memahami sesuatu persis seperti yang kita harapkan. Kadang sama sekali tidak. Dari situ proses belajar kita dimulai.
Kamu belajar bagaimana sebuah learning product dirancang.
Kita menggunakan prinsip dari learning science, psikologi, UX, dan product development sebagai dasar pengambilan keputusan. Jadi kamu tidak hanya belajar membuat konten, tetapi juga memahami alasan di balik desain pengalaman belajar tersebut.
Kamu punya ruang untuk bereksperimen.
Kalau ada format, pendekatan, atau teori yang menurutmu menarik, kamu punya ruang untuk membawanya ke diskusi, mengujinya, dan melihat apakah benar-benar berguna untuk pengguna.
Pekerjaanmu punya konteks yang jelas.
Kamu tahu untuk siapa sesuatu dibuat, masalah apa yang ingin dibantu, kenapa kita memilih sebuah pendekatan, dan apa yang kita pelajari setelah produk diuji.
Ada kemungkinan tumbuh bersama tim.
Internship ini memang kami desain sebagai salah satu jalur untuk menemukan orang yang nantinya dapat berkembang menjadi bagian dari tim inti Life by Design.
Data lowongan bersumber dari glints. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.