Skill diminta
PlumbingProcurementProject Management
Deskripsi
- Kualifikasi Engineering Manager
- Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Kimia, Teknik Metalurgi, atau jurusan teknik yang relevan.
Memiliki pengalaman minimal 8–10 tahun di bidang engineering dan konstruksi proyek industri, diutamakan pada proyek smelter, pabrik proses, EPC, atau heavy industry.
- Memahami proses engineering, desain, konstruksi, commissioning, dan handover proyek.
- Menguasai pembacaan dan review gambar teknik, P&ID, GA Drawing, Isometric Drawing, serta dokumen engineering lainnya.
- Memahami standar internasional seperti ASME, API, ASTM, AISC, AWS, IEC, NFPA, serta kode dan regulasi yang berlaku.
- Menguasai software AutoCAD, Microsoft Project, Primavera P6, Microsoft Office, dan aplikasi engineering lainnya.
- Memahami sistem manajemen mutu, K3, lingkungan, serta manajemen risiko proyek.
- Memiliki kemampuan leadership, project management, komunikasi, negosiasi, problem solving, dan pengambilan keputusan yang baik.
- Mampu bekerja dalam lingkungan proyek dengan target waktu yang ketat serta bersedia ditempatkan di lokasi proyek.
- Job Description Engineering Manager
- Memimpin dan mengoordinasikan seluruh aktivitas engineering pada proyek smelter sesuai target mutu, cost, waktu, dan keselamatan kerja.
- Mengelola proses engineering mulai dari basic engineering, detailed engineering, konstruksi, commissioning, hingga serah terima proyek.
Meninjau, mengoordinasikan, dan mengendalikan seluruh dokumen engineering, termasuk gambar kerja, spesifikasi teknis, perhitungan desain, material submittal, dan metode pelaksanaan.
Memastikan seluruh pekerjaan engineering memenuhi persyaratan kontrak, standar internasional, regulasi pemerintah, dan spesifikasi teknis proyek.
Berkoordinasi dengan Project Manager, Construction Manager, Procurement, QA/QC, HSE, owner, konsultan, vendor, dan subkontraktor terkait pelaksanaan pekerjaan engineering.
- Mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyelesaikan permasalahan teknis yang dapat memengaruhi mutu, cost, jadwal, maupun operasional proyek.
- Mengendalikan perubahan desain (engineering change) dan melakukan evaluasi terhadap dampaknya pada cost, jadwal, dan pelaksanaan proyek.
Mengawasi implementasi value engineering untuk meningkatkan efisiensi desain dan pelaksanaan tanpa mengurangi aspek keselamatan, kualitas, dan keandalan fasilitas.
Memastikan seluruh kegiatan engineering mendukung kelancaran instalasi peralatan proses, struktur, perpipaan, mekanikal, elektrikal, dan instrumentasi.
- Memantau kemajuan pekerjaan engineering serta memastikan penyelesaian deliverables sesuai jadwal proyek.
- Mengembangkan kompetensi tim engineering melalui pembinaan, evaluasi kinerja, dan peningkatan kemampuan teknis.
- Menyusun laporan kemajuan engineering, risiko teknis, serta rekomendasi penyelesaian kepada manajemen proyek dan pemilik proyek.