Skill diminta
AWSAccess ControlAnsibleCI/CDDockerGCPGitLab CIGrafanaKubernetesLinuxMariaDBMongoDBMySQLNginxPhysical SecurityPostgreSQLPrometheusRedisTerraformTroubleshooting
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp9,1 jt/bulan · rentang umum Rp7,5 jt – Rp11 jt
Berdasarkan 195 lowongan DevOps & Infrastructure se-Indonesia (semua level).
Gaji lowongan ini 38% di atas median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
Tanggung Jawab
Job Description
- Mengelola dan melakukan maintenance
- infrastruktur production berbasis on-premise
- , termasuk server, virtual machine, network, storage, dan service pendukung.
- Mengelola dan melakukan troubleshooting
- Kubernetes cluster dan workloads
- , termasuk deployment, scaling, upgrade, resource management, dan Helm.
- Membuat dan maintain
- CI/CD pipeline
- untuk proses build, testing, deployment, dan rollback.
- Mengelola serta meningkatkan sistem
- monitoring, alerting, logging, dan observability
- untuk infrastructure dan application.
- Melakukan troubleshooting masalah production yang berkaitan dengan
- Linux, network, Kubernetes, application, dan database connectivity
- Mengelola infrastructure pendukung seperti
- load balancer, reverse proxy, DNS, SSL/TLS certificate, firewall, dan service connectivity
- Menjaga keamanan infrastructure melalui access control, secrets management, vulnerability scanning, TLS, dan hardening.
- Mendukung operasional database, termasuk monitoring, connectivity, backup/restore, dan replication.
- Mendukung operasional dan troubleshooting
- Kafka
- Membuat automation untuk mengurangi pekerjaan operasional yang berulang dan meningkatkan reliability infrastructure.
- Membuat dan menjaga dokumentasi infrastructure, SOP, serta runbook.
- Terlibat dalam
- incident handling, troubleshooting, dan Root Cause Analysis (RCA)
- untuk masalah production.
- Berkoordinasi dengan tim Developer untuk menangani kendala deployment maupun infrastructure.
Nilai Tambah
- Memiliki pengalaman menggunakan
- Terraform, Ansible
- , atau tools Infrastructure-as-Code lainnya.
- Memiliki pengalaman dengan
- ArgoCD/GitOps
- Berpengalaman mengelola Kafka.
- Memahami replication PostgreSQL/MongoDB atau Redis.
- Berpengalaman menggunakan
- HAProxy/Nginx
- Memiliki pengalaman VMware, Proxmox, atau KVM.
- Pernah mengelola
- bare-metal Kubernetes
- Memiliki pengalaman dengan multi-datacenter atau Disaster Recovery (DR).
- Memahami implementasi High Availability dan failover.
- Memiliki pengalaman AWS/GCP atau hybrid cloud.
- Memahami standar compliance seperti
- ISO 27001, SOC 2, atau PCI DSS
- Pengalaman di industri
- fintech atau financial services
- menjadi nilai tambah.
Tech Stack
Infrastructure
On-Premise Server, VM, VMware/Proxmox
Container
Docker, Kubernetes, Helm
GitOps
ArgoCD
CI/CD
GitLab CI/CD
Messaging
Kafka
Monitoring & Logging
Prometheus, Grafana, ELK
Security
Semgrep, Trivy, SonarQube, Cloudflare WAF
Database
PostgreSQL, MySQL/MariaDB, MongoDB, Redis
Kualifikasi
- Minimal 3 tahun pengalaman sebagai DevOps Engineer, SRE, Infrastructure Engineer, System Engineer, atau posisi sejenis.
- Memiliki pengalaman hands-on dalam mengelola
- Linux server di lingkungan production
- Memahami dasar networking seperti TCP/IP, DNS, HTTP/HTTPS, routing, firewall, NAT, TLS/SSL, reverse proxy, dan load balancing.
- Memiliki pengalaman mengelola dan troubleshooting
- Kubernetes di production
- Memahami dan berpengalaman menggunakan
- Docker/container
- dan Helm.
- Berpengalaman membuat dan mengelola
- CI/CD pipeline
- , khususnya GitLab CI/CD atau tools sejenis.
- Memiliki pengalaman menggunakan tools monitoring dan logging seperti
- Prometheus, Grafana, dan ELK
- Memiliki pengalaman dengan
- infrastruktur on-premise atau hybrid
- Memahami konsep virtualization, storage, backup, dan High Availability.
- Memiliki pengetahuan operasional database seperti
- PostgreSQL, MySQL/MariaDB, MongoDB, atau Redis
Memahami dasar keamanan infrastruktur, seperti access control, secrets management, network security, vulnerability management, dan server hardening.
- Mampu melakukan troubleshooting masalah production secara mandiri dan sistematis.
- Mampu bekerja sama dengan tim Developer maupun tim Engineering dalam menangani masalah deployment dan infrastructure.