Skill diminta
AWSAzureCI/CDDockerGCPGitGitHub ActionsGitLab CIJenkinsLinuxPythonTroubleshooting
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp8,9 jt/bulan · rentang umum Rp7,5 jt – Rp11 jt
Berdasarkan 194 lowongan DevOps & Infrastructure se-Indonesia (semua level).
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
- Deskripsi pekerjaan SYSTEM ADMINISTRATOR & DEVOPS ENGINEER PT Mitreka Solusi Indonesia
- Tanggung Jawab Utama
- Server Maintenance: Menginstal, mengonfigurasi, memantau, dan merawat server perusahaan, terutama berbasis Linux, agar selalu stabil.
User & Access Management: Mengelola akun, hak akses pengguna, dan konfigurasi jaringan dasar. Menjalankan backup data secara berkala untuk pemulihan cepat saat terjadi insiden.
Basic Server Hardening: Menerapkan keamanan dasar pada server. Tugas ini meliputi security patching OS secara berkala, menutup port yang tidak terpakai, dan mengisolasi server saat ada indikasi serangan.
- CI/CD Integration: Membangun dan mengelola CI/CD pipeline agar proses deployment aplikasi berjalan lancar.
- Troubleshooting: Melacak dan menyelesaikan kendala pada server atau proses rilis aplikasi secara cepat.
Kualifikasi
- Pendidikan: Minimal D3 atau S1 Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, atau bidang TIK lainnya.
- Pengalaman: Minimal 1 sampai 2 tahun sebagai System Administrator, DevOps Engineer, atau Technical Support Infrastructure.
- OS Administration: Menguasai administrasi Linux Server (Ubuntu, CentOS, atau Debian) dan perintah dasar CLI.
Basic Security & Hardening: Memahami praktik keamanan dasar server. Contohnya konfigurasi SSH Key, penonaktifan login root, pengaturan Firewall (IPTables/UFW), dan manajemen log server.
- Networking Basics: Memahami TCP/IP, DNS, DHCP, HTTP/HTTPS, dan Load Balancer.
- Containerization: Berpengalaman atau familier dengan Docker untuk standardisasi lingkungan aplikasi.
- CI/CD & Automation: Memahami atau pernah menggunakan Git dan tools deployment otomatis seperti GitLab CI, GitHub Actions, atau Jenkins.
- Scripting: Mampu menulis script dasar Bash atau Python untuk mengotomatiskan tugas rutin.