Skill diminta
DockerGitGoMicroservicesMongoDBMySQLNginxPostgreSQLREST APIRedisSQL
Gaji pasar untuk posisi ini
Median Rp9,1 jt/bulan · rentang umum Rp7,3 jt – Rp10,5 jt
Berdasarkan 147 lowongan Backend Development se-Indonesia (semua level).
Gaji lowongan ini 26% di bawah median pasar.
Lihat data gaji selengkapnya →Deskripsi
Deskripsi pekerjaan BackEnd Developer - Golang PT. Suteki Karya Nusantara
Tanggungjawab
- Mengembangkan dan memelihara aplikasi backend menggunakan Golang.
- Membuat dan mengembangkan REST API.
- Menstandarisasi request, response, endpoint, status code, dan error response.
- Menangani context, timeout, concurrency, dan error handling.
- Menulis unit test dan integration test.
- Melakukan debugging dan optimasi performa aplikasi.
- Melakukan code review dan menjaga kualitas kode.
- Berkolaborasi dengan frontend developer, QA, product, dan tim engineering.
Menggunakan AI coding assistant dengan tetap memverifikasi hasil kode.Bekerja sama dengan tim dan divisi lain untuk merancang, mengembangkan, dan menerapkan solusi frontend.
- Menulis code yang clean, efisien, aman, dan mudah dipelihara (maintainable) yang memenuhi standar kualitas tinggi.
- Mengoptimalkan kinerja aplikasi dan memastikan pengalaman pengguna yang baik.
- Tetap up-to-date dengan tren dan kemajuan terbaru tentang frontend, dan teknologi terkait.
- Melakukan debug dan menyelesaikan masalah frontend, bekerja sama dengan tim QA untuk memastikan stabilitas produk.
Persyaratan
- Pendidikan S1 di bidang informatika atau bidang terkait lainnya.
- Memiliki pengalaman sebagai backend engineer (minimal 2 tahun pengalaman)
- Memahami struktur dan organisasi project Golang.
Mampu membangun REST API dan Memahami standarisasi REST API, meliputi: Request, Response, Endpoint, HTTP method, HTTP status code, Error response, Pagination, Filtering, Validation
- Wajib menguasai MongoDB dan SQL (MySQL dan/atau PostgreSQL).
- Memahami goroutine, channel, context, dan concurrency dasar.
- Mampu menulis unit test dan integration test.
- Memahami Git dan pull request workflow.
- Mampu menganalisis dan meningkatkan performa algoritma maupun query.
- Mampu melakukan debugging secara sistematis.
- Memahami penggunaan AI untuk membantu development dan mampu memverifikasi hasilnya.
- Memahami clean code dan pola arsitektur aplikasi.
Nilai Tambah
- Memahami Big O Notation.
- Memahami Docker.
- Memahami API Gateway.
- Memahami reverse proxy dan Nginx.
- Memahami Redis.
- Memahami konsep security aplikasi, termasuk SQL injection, authentication, authorization, dan validasi input.
- Memahami logging, monitoring, dan observability.
- Memahami konsep multisite.
- Memahami konsep microservices.