Dari 88 lowongan Backend Development yang mencantumkan gaji, median-nya Rp8,5 jt/bulan.
88 dari 156 lowongan (56%) mencantumkan gaji asli; sisanya diestimasi. Sebaran di atas menggabungkan keduanya. Angka mencakup semua kota & lowongan remote.
Gaji Backend Development di Indonesia meningkat seiring level pengalaman: dari Semua level di kisaran Rp9,0 jt hingga Senior yang dapat mencapai Rp13,9 jt per bulan. Secara lokasi, Jakarta menawarkan median tertinggi (Rp9,7 jt), sementara kota lain umumnya menyesuaikan biaya hidup setempat. Angka menggabungkan gaji yang diungkap perusahaan dan estimasi berbasis role, kota, dan level.
| Level | Kota | P25 | Median | P75 | Diungkap |
|---|---|---|---|---|---|
| Semua level | Jakarta | Rp8,4 jt | Rp9,2 jt | Rp10 jt | 63% |
| Semua level | Tangerang | Rp7,1 jt | Rp8,8 jt | Rp9,6 jt | 58% |
| Senior | Jakarta | Rp11,6 jt | Rp13,9 jt | Rp19,3 jt | 30% |
| Semua level | Yogyakarta | Rp5,5 jt | Rp6,1 jt | Rp8,6 jt | 50% |
Median gaji Backend Development sekitar Rp9,2 jt per bulan, dihitung dari 156 lowongan aktif.
Untuk level pemula (entry/junior), gaji Backend Development berkisar di median Rp9,0 jt per bulan.
Di level senior hingga manajer, median gaji Backend Development bisa mencapai Rp13,9 jt per bulan.
Jakarta menawarkan median gaji Backend Development tertinggi, sekitar Rp9,7 jt per bulan.
Metodologi: median dari titik tengah rentang gaji tiap lowongan; hanya grup dengan minimal 5 sampel. “Diungkap” = porsi lowongan yang mencantumkan gaji (sisanya estimasi).