Dari 105 lowongan Data Analysis yang mencantumkan gaji, median-nya Rp5,6 jt/bulan.
105 dari 200 lowongan (53%) mencantumkan gaji asli; sisanya diestimasi. Sebaran di atas menggabungkan keduanya. Angka mencakup semua kota & lowongan remote.
Gaji Data Analysis di Indonesia meningkat seiring level pengalaman: dari Magang di kisaran Rp2,2 jt hingga Manajer yang dapat mencapai Rp17,1 jt per bulan. Secara lokasi, Jakarta menawarkan median tertinggi (Rp7,4 jt), sementara kota lain umumnya menyesuaikan biaya hidup setempat. Angka menggabungkan gaji yang diungkap perusahaan dan estimasi berbasis role, kota, dan level.
| Level | Kota | P25 | Median | P75 | Diungkap |
|---|---|---|---|---|---|
| Menengah | Jakarta | Rp6,7 jt | Rp6,8 jt | Rp7 jt | 40% |
| Semua level | Jakarta | Rp7,1 jt | Rp7,3 jt | Rp8,1 jt | 42% |
| Menengah | Tangerang | Rp5,9 jt | Rp6,6 jt | Rp7,0 jt | 42% |
| Magang | Jakarta | Rp2,2 jt | Rp2,2 jt | Rp2,3 jt | 50% |
| Menengah | Bandung | Rp4,2 jt | Rp4,4 jt | Rp5,5 jt | 50% |
| Manajer | Jakarta | Rp15,5 jt | Rp17,1 jt | Rp17,2 jt | 50% |
| Senior | Jakarta | Rp7,7 jt | Rp8,7 jt | Rp10,3 jt | 17% |
Median gaji Data Analysis sekitar Rp6,5 jt per bulan, dihitung dari 200 lowongan aktif.
Untuk level pemula (entry/junior), gaji Data Analysis berkisar di median Rp2,2 jt per bulan.
Di level senior hingga manajer, median gaji Data Analysis bisa mencapai Rp17,1 jt per bulan.
Jakarta menawarkan median gaji Data Analysis tertinggi, sekitar Rp7,4 jt per bulan.
Metodologi: median dari titik tengah rentang gaji tiap lowongan; hanya grup dengan minimal 5 sampel. “Diungkap” = porsi lowongan yang mencantumkan gaji (sisanya estimasi).