Median Rp6,9 jt/bulan · rentang umum Rp5,5 jt – Rp9,3 jt
Berdasarkan 100 lowongan Supply Chain & Logistics level Manajer se-Indonesia.
Lihat data gaji selengkapnya →Pendidikan minimal S1 Teknik Industri, Manajemen, Logistik, Supply Chain Management, atau jurusan lain yang relevan.
Memiliki pengalaman kerja di bidang PPIC, Production Planning, atau Inventory Control pada industri manufaktur, diutamakan memiliki pengalaman di level manajerial.
Memahami dan mampu menyusun Master Production Schedule (MPS) serta melakukan Material Requirements Planning (MRP) sesuai kebutuhan produksi dan permintaan pasar.
Memiliki kemampuan dalam perencanaan kebutuhan material, pengendalian persediaan, serta memastikan ketersediaan bahan baku dan bahan kemasan sesuai jadwal produksi.
Mahir menggunakan Microsoft Excel tingkat lanjut untuk pengolahan data, analisis kebutuhan material, monitoring stok, dan penyusunan laporan perencanaan.
Memiliki kemampuan komunikasi dan negosiasi yang baik untuk berkoordinasi dengan departemen Produksi, Purchasing, Sales, Warehouse, dan departemen terkait.
Memiliki kemampuan berpikir strategis, analitis, terstruktur, teliti, serta mampu mengelola beberapa prioritas pekerjaan secara efektif.
Mampu bekerja di bawah tekanan, menghadapi perubahan rencana produksi, dan memastikan target produksi serta kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi.
Merencanakan, mengoordinasikan, dan mengendalikan aktivitas Production Planning and Inventory Control untuk memastikan proses produksi berjalan sesuai kebutuhan permintaan dan target perusahaan.
Menyusun dan mengendalikan Master Production Schedule (MPS) berdasarkan forecast penjualan, pesanan pelanggan, kapasitas produksi, serta ketersediaan material.
Melakukan demand and supply planning untuk menyeimbangkan kebutuhan pasar dengan kapasitas produksi dan kemampuan pasokan perusahaan.
Menyusun perencanaan kebutuhan material (MRP), termasuk bahan baku dan bahan kemasan, serta berkoordinasi dengan Purchasing untuk memastikan ketersediaannya sesuai jadwal produksi.
Memantau dan mengevaluasi realisasi jadwal produksi, mengidentifikasi potensi keterlambatan, serta melakukan penyesuaian rencana untuk meminimalkan gangguan operasional.
Mengendalikan tingkat persediaan bahan baku, bahan kemasan, barang dalam proses, dan produk jadi agar tetap optimal serta mengurangi risiko overstock, stockout, dan material tidak terpakai.
Memastikan keselarasan antara rencana produksi, ketersediaan bahan, kapasitas gudang, dan kebutuhan pengiriman kepada pelanggan.
Berkoordinasi dengan departemen Sales untuk memperoleh informasi forecast dan perubahan permintaan, serta dengan Produksi, Purchasing, Warehouse, dan departemen terkait untuk memastikan kelancaran operasional.
Mengoptimalkan penggunaan sistem ERP/MRP dan Microsoft Excel dalam proses perencanaan, pengendalian persediaan, analisis data, serta pelaporan kinerja PPIC.
Menganalisis data forecast, realisasi produksi, inventory turnover, akurasi perencanaan, dan pencapaian jadwal produksi untuk mengidentifikasi peluang perbaikan.
Memimpin, mengarahkan, dan mengevaluasi kinerja tim PPIC serta memastikan pelaksanaan proses perencanaan dan pengendalian persediaan berjalan efektif.
Menyusun laporan berkala mengenai rencana dan realisasi produksi, kebutuhan material, status persediaan, potensi kekurangan stok, serta pencapaian KPI PPIC kepada manajemen.
Mengembangkan dan mengimplementasikan perbaikan berkelanjutan pada proses perencanaan produksi, pengendalian persediaan, dan koordinasi antar-departemen.
Mengantisipasi risiko operasional yang dapat memengaruhi kelancaran produksi, seperti perubahan permintaan, keterlambatan pasokan, keterbatasan kapasitas, dan ketidaksesuaian stok, serta menyusun rencana mitigasinya.
Data lowongan bersumber dari jobstreet. Tombol “Lamar” mengarahkan Anda ke halaman aslinya.